Tips Ajukan Pinjaman Tunai di Era New Normal

July 17, 2020 | By penulis | Filed in: Bisnis dan Ekonomi.

Memasuki era new normal sebenarnya tidak ada yang banyak berubah selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Beberapa kantor, toko, dan mal kini sudah mulai dibuka kembali dengan ketentuan hanya boleh diisi oleh 50 persen pengunjung saja.

Lalu bagaimana jika ingin mengajukan pinjaman tunai di era new normal? Tenang, ada banyak lembaga keuangan yang sudah beroperasi dengan normal. Bahkan sekarang kamu bisa mengajukan pinjaman secara online tanpa harus datang ke kantornya. Nah, berikut ini adalah ulasan serta persyaratannya secara ringkas.

  1. Menghindari kontak langsung

Kondisi new normal sebenarnya belum sepenuhnya aman dari pandemi virus corona. Pasalnya jika dilihat dari data Kementerian Kesehatan RI, data yang positif terkena corona belum mengalami penurunan, hingga diperkirakan justru akan terjadi peningkatan di tengah berangsurnya aktivitas masyarakat seperti biasanya. 

Alasan itulah yang membuat kamu harus lebih waspada dengan penularan virus covid19. Salah satu alasannya karena kini makin banyak orang yang tidak bergejala menjadi carrier atau pembawa virus. Jadi, hindari kontak langsung dengan orang lain saat beraktivitas serta patuhi protokol kesehatan. 

  1. Cukup lewat aplikasi secara online

Nah, dengan adanya risiko tersebut, kamu tetap bisa mengajukan pinjaman secara online hanya lewat aplikasi saja. Nominalnya pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satu contoh seperti aplikasi pinjaman tunai dari Kredivo yang memberikan kredit limit sampai dengan Rp30 juta.

  1. Pastikan sudah terdaftar di OJK

Kondisi new normal sebenarnya tidak ada yang berbeda, termasuk dalam memilih perusahaan atau lembaga keuangan. Jangan lengah dengan iming-iming bunga rendah dan persyaratan mudah dari beberapa pinjaman online yang belum terverifikasi di OJK.

Supaya aman, pastikan bahwa lembaga keuangan yang dipilih benar-benar mendapatkan izin operasional resmi dari OJK. Daftarnya bisa kamu cek langsung di situs resmi OJK. Dengan begitu, risiko kerugian akibat penipuan makin bisa diminimalisasi. 

  1. Ketahui bunga dan tenornya

Seperti halnya ketika akan membeli sebuah barang, kamu bisa mencari informasi tentang produk tersebut. Tidak terkecuali produk pinjaman tunai secara online. Mintalah informasi sejelasnya tentang produk terutama bunga dan masa tenornya. Selain itu, kamu juga bisa mengecek FAQ produk di situs resminya. 

Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan dengan matang sebelum mengajukan pinjaman. Hal ini sangat penting juga terutama agar bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial dan kesuksesan atau proses persetujuan pinjaman.

  1. Pahami persyaratannya dengan benar

Beberapa perusahaan lembaga keuangan makin mempersulit pinjaman dengan berbagai persyaratan di tengan pandemi. Hal tersebut tak lain karena menghindari kredit macet di kemudian hari di tengah ekonomi yang tengah lesu.

Tapi, kamu tidak perlu khawatir. Perusahaan pinjaman online seperti Kredivo tetap memberikan persyaratan seperti semula. Tidak ada ketentuan khusus di tengah pandemi seperti saat ini. Jika kamu tertarik mengajukan pinjaman tunai lewat aplikasi Kredivo, persyaratan berikut ini harus kamu penuhi ya:

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun
  • Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan

Kredivo yang memberikan kredit limit hingga Rp30 juta per member. Pinjaman uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk apa saja kok, tidak terbatas hanya kebutuhan modal. Contohnya untuk kebutuhan darurat seperti biaya pengobatan, renovasi rumah, hingga kebutuhan mendesak lainnya. Bunganya 2,95 % per bulan dengan pilihan tenor 3 dan 6 bulan. 

Kredivo memberikan kemudahan pinjaman dana cepat secara online hanya lewat aplikasi yang dapat diunduh dari Google Play Store maupun App Store. Dana cepat cair langsung ditransfer kepada rekening member secara online tanpa harus bertatap muka. Semua proses benar-benar bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja secara online. 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *