7 Macam Termometer dan Fungsinya

March 14, 2021 | By penulis | Filed in: Kesehatan dan Kecantikan.

main image

Termometer merupakan alat yang biasanya digunakan untuk mengukur suhu tubuh saat kita sedang sakit. Apalagi sekarang ini yang sedang merebaknya pandemi virus Covid-19 yang hampir melanda sepuruh penjuru dunia. Sehingga alat ini menjadi salah salah satu alat penting yang harus dimiliki oleh setiap instansi dan kantor.

Dimana, setiap karyawan yang hendak masuk kantor harus melalui pemeriksaan suhu tubuh terlebih dahulu. Apabila suhu tubuhnya melebihi 37 derajat celcius, maka karyawan tersebut tidak diperkenankan masuk ke kantor.

Perlu anda ketahui bahwa ada beberapa macam termometer dengan fungsi yang berbeda. Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini akan coba membahas tentang 7 macam termometer beserta fungsinya “

  1. Termometer Bimetal Mekanik

Termometer jenis ini terbuat dari dari dua keping logam yang akan bereaksi terhadap perubahan suhu. Nantinya dua keping logam termometer tersebut akan memuai dan melengkung jika ada perubahan suhu pada tubuh. Dimana, semakin tinggi suhu tubuh, maka keping bimetal akan semakin melengkung.

  1. Termometer Termokel

Berbeda dengan jenis termometer sebelumnya yang berfungsi untuk menguku suhu tubuh manusia, termometer jenis ini berfungsi untuk mengukur suhu ruangan. Cara kerja termometer ini menggunakan dua logam konduktor yang disatukan dalam amperemeter. Selain itu, termometer termokel ini tahan terhadap guncangan saat digunakan.

  1. Termometer Kristal Kecil

Alat pengukur suhu badan yang satu ini sangat unik dan berbeda dari jenis termometer lainnya. Cara mengaplikasikannya adalah dengan menempelkannya pada dahi. Ketika ditempelkan di dahi, indikator akan bergerak dan menunjukkan suhu tubuh anda.

Selain digunakan sebagai termometer klinis, alat ini juga digunakan untuk mengukur suhu ruangan, suhu kulkas, dan suhu mandi bayi.

  1. Termometer Gas

Sesuai dengan namanya, termometer jenis ini bekerja berdasarkan reaksi gas terhadap perubahan temperatur ruangan. Adapun jenis gas yang biasanya digunakan adalah gas helium dan hidrogen dengan tekenan rendah.

Gas akan bereaksi pada perubahan suhu tersebut dan indikator suhu pada termometer akan bergerak saat termometer ini ditempelkan pada sebuah benda.

  1. Termometer Inframerah

Termometer jenis ini terbilang cukup canggih, karena cara penggunaannya yang tidak perlu menyentuh bagian tubuh seseorang. Cukup dekatkan ke arah dahi, lalu sensor inframerah akan bekerja menghitung suhu tubuh seseorang. Semakin tinggi suhu tubuh seseorang atau benda, maka energi inframerah yang terdeteksi akan semakin banyak pula.

Saat ini termometer inframerah banyak digunakan di berbagai tempat umum karena bisa bekerja secara efesien digunakan saat pandemi Covid-19. Karena memang termometer jenis ini sangat sesuai untuk penerapan protokol kesehatan.

  1. Termometer Air Raksa

Termometer air raksa ini merupakan salah satu jenis tipe termometer yang sering digunakan banyak orang. Termometer jenis ini biasanya digunakan di rumah saat sedang sakit demam. Sesuai dengan namanya, termometer jenis ini menggunakan air raksa sebagai bahan pengisiannya.

Adapun cara menggunakannya adalah dengan menempelkannya pada area tubuh, seperti pada mulut atau ketiak. Pada saat bereaksi, air raksa yang nampak pada tabung akan meningkat. Namun saat suhu turun, tinggi air raksa tidak akan turun.

Nah, untuk mengembalikan air raksa ke posisi semula, anda harus membolak-balikannya berulang kali.

  1. Termometer Alkohol

Fungsi dari termometer jenis ini adalah untuk mengukur suhu tubuh, dengan menggunakan alkohol sebagai bahan pengisiannya. Perlu diketahui bahwa alkohol ini lebih sensitif terhadap suhu tubuh daripada air raksa. Cara menggunakannya juga sama dengan termometer air raksa, yakni dengan menempelkannya pada area tubuh.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *