Masa Inkubasi DBD, Berapa Lama Hingga Timbul Gejala?

April 15, 2020 | By penulis | Filed in: Kesehatan dan Kecantikan.

Sesudah seseorang terinfeksi virus dengue dari gigitan nyamuk penyebab yaitu Aedes aegypti, penderita DBD pun tidak akan secara langsung menunjukkan gejala. Gejala demam berdarah biasanya akan timbul sesudah rentang waktu yang disebut masa inkubasi penyakit demam berdarah.

Data Profil Kesehatan Indonesia yang dilaporkan oleh publikasi dari Kementrian Kesehatan menyebutkan bahwa terdapat sekitar 6,5 juta kasus demam berdarah yang dilaporkan pada tahun 2018

Penyakit demam berdarah maupun demam berdarah dengue ialah penyakit yang masih banyak terjadi di Indonesia. Penyakit ini mampu menyerang siapapun manusia kapan saja serta dimanapun, akan tetapi penyakit ini akan sering terjadi disaat musim penghujan.

Demam berdarah dengue umumnya disebabkan karena virus dengue yang masuk ke dalam tubuh manusia berdasarkan gigitan nyamuk betina dari spesies Aedes aegypti. Apabila nyamuk tersebut telah menggigit, seseorang pun akan mengalami beberapa ciri demam berdarah setelah masa inkubasi virus dengue yang telah selesai.

Masa inkubasi ialah rentang waktu yang diperlukan dalam rangka nyamuk  mulai menggigit hingga memasukkan virus dengue ke dalam tubuh seseorang sehingga orang tersebut mengalami gejala yang dimaksud. Dalam masa inkubasi ini, virus DBD mampu memperbanyak diri di dalam tubuh orang tersebut.

Terdapat banyak pendapat tentang berapa lamanya masa inkubasi munculnya ciri demam berdarah ini. Beberapa pendapat  menyatakan 4-10 hari, tedapat pula penyebutan selama 8-12 hari. Namun,  umumnya yang sering terjadi pada kebanyakan orang lama inkubasi DBD ini yaitu sekitar rentang waktu 4-7 hari.

Dalam artian seseorang mampu mengalami ciri demam berdarah pada rentang waktu 4 sampai 7 hari atau dapat paling lambat selama 12 hari, sesudah peristiwa tergigit dari nyamuk tersebut.

Apabila masa inkubasi telah usai pada diri Anda maka tubuh Anda pun akan memulai dalam rangka menunjukkan gejala awal penyakit demam berdarah. Gejala atau ciri demam berdarah biasanya mampu mirip dengan penyakit flu yang memiliki gejala cukup parah ini mampu mempertahankan diri selama 2-7 hari. Beberapa ciri demam berdarah yang dimaksud diantaranya:

  1. Adanya gejala demam tinggi yang mencapai angka signifikan yaitu 40°Celsius.
  1. Munculnya keluhan dari sakit kepala berat.
  2. Munculnya nyeri pada bagian belakang mata dari penderita.
  3. Muncul bintik-bintuk kemerahan di kulit dari penderita.
  4. Adanya keluhan oleh pasien pengidap berupa mual dan muntah.
  5. Timbulnya nyeri otot dan persendian.

Apabila dalam rentang waktu 3-7 hari dari gejala pertama kali muncul seharusnya tubuh akan terasa membaik. Demam pun biasanya turun sendiri hingga akhirnya berada di bawah 38°C. Akan tetapi justru inilah yang disebut sebagai  fase kritis DBD hingga timbulnya hal berbahaya seperti perdarahan.

Dalam memasuki fase kritis terdapat beberapa ciri demam berdarah yang harus diwaspadai, ialah:

  1. Pasien mengeluhkan nyeri pada perut parah
  1. Terjadi kondisi muntah terus-menerus
  2. Keluhan adanya muncul sesak napas
  3. Dapat saja menimbulkan gusi berdarah
  4. Terjadi mimisan pada pasien
  1. Pasien mengalami muntah darah
  1. Tubuh pun terasa lelah atau lemas

Apabila mengalami gejala tersebut, Anda diharapkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter umum maupun spesialis dalam rangka melakukan penanganan untuk pemeriksaan. Pasien yang dinyatakan terdiagnosis DBD, dokter pun mampu memberikan alternative pilihan pengobatan dalam meringankan gejala serta memantau kondisi yang terjadi pada Anda. Anda pun akan membutuhkan perawatan yang dapat dijalani di rumah sakit.

Untuk mencegah timbulnya ciri demam berdarah sebagai suatu pertanda bahwa seseorang mengidap penyakit ini maka Anda perlu dilakukan gaya hidup yang sehat dan bersih.

Sumbergambar : asumsi.co

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *